PERJANJIAN ROEM ROIJEN

7 MEI 

Banyak kejadian yang berkaitan dengan tanggal 7 mei dari mulai peluncuran  IBM PC-DOS version 1.1, tahun 1982 yang cikal bakal windows terus Mercedes-Benz membeli Chrysler  $40 billion USD dan membuat penyatuan perusahaan otomotif terbesar di dunia. 

Dan di tanggal 7 mei tepatnya tahun 1949 setelah kita merdeka tercatat sejarah untuk indonesia yaitu perjanjian Roem-Roijen juga disebut perjanjian Roem-Van Roijen, Mungkin kalau di eja dengan zaman sekarang RUM-RUIJEN, ya seperti itulah pokoknya pengejaan nya.

Jadi sebelum diadakannya perjanjian Roem Roijen karena adanya serangan tentara Belanda ke Yogyakarta dan adanya penahanan pemimpin RI, serta mendapatkan kecamanan dari dunia Internasional.
Dalam Agresi Militer II, Belanda mempropaganda TNI telah hancur, disini Belanda mendapat kecaman di dunia Internasional terutama Amerika Serikat.

Pada tanggal 7 mei 1949 sebuah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang dimulai pada tanggal 14 April 1949 dan akhirnya ditandatangani pada tanggal 7 Mei 1949 di Hotel Des Indes, Jakarta

Namanya diambil dari kedua pemimpin delegasi, Mohammad Roem dan Herman van Roijen. Maksud pertemuan ini adalah untuk menyelesaikan beberapa masalah mengenai kemerdekaan Indonesia sebelum Konferensi Meja Bundar di Den Haag pada tahun yang sama. Perjanjian ini sangat alot sehingga memerlukan kehadiran Bung Hatta dari pengasingan di Bangka, juga Sri Sultan Hamengkubuwono IX dari Yogyakarta untuk mempertegas sikap Sri Sultan HB IX terhadap Pemerintahan Republik Indonesia di Yogyakarta, di mana Sultan Hamengku Buwono IX mengatakan “Jogjakarta is de Republiek Indonesie” (Yogyakarta adalah Republik Indonesia).


Hasil pertemuan ini adalah:
  • Angkatan bersenjata Indonesia akan menghentikan semua aktivitas gerilya
  • Pemerintah Republik Indonesia akan menghadiri Konferensi Meja Bundar
  • Pemerintah Republik Indonesia dikembalikan ke Yogyakarta
  • Angkatan bersenjata Belanda akan menghentikan semua operasi militer dan membebaskan semua tawanan perang

Begitu sangat sulit mempertahankan kemerdekaan bangsa kita, sampai sesibuk apapun pemimpin kita masi terus berjuang untuk tetap berdirinya negara republik indonesia, dan sekarng kita sekarang yang meneruskan perjuangan mereka untuk tetap berdirinya bangsa indonesia ini, jangan karena perbedaan politik, malah menjerumuskan kita akan perpecahan. NKRI HARGA MATI..

Comments